SIMALAKAMA PENDUKUNG JOKOWI BISA DITINGGAL PEMILIH - ProkontrA

Mewartakan Dengan Kejujuran

Breaking

Monday, 24 September 2018

SIMALAKAMA PENDUKUNG JOKOWI BISA DITINGGAL PEMILIH

SIMALAKAMA PENDUKUNG JOKOWI BISA DITINGGAL PEMILIH

SIMALAKAMA PENDUKUNG JOKOWI BISA DITINGGAL PEMILIH.Kampanya akan dimulai gerbong jokowi mulai ditinggal sedikit demi sedikit oleh pendukungnya.Tidak ada salahnya sih menyelamatkan kepentingan pribadi,seperti yang pernah gue tulis sebelumnya disini.Sistem pilpres dan pileg serentak potensi menciptakan para brutus di sekeliling dua kandidat capres.

Seperti hari ini para caleg golkar menyatakan diri mendukung calon presiden prabowo-sandi.Kuat dugaan gue para caleg mendapatkan dapil dimana suara prabowo sandi sangat kuat.Sangat Logik kalau mereka memutuskan pindah dukungan.Bagaimana bisa mengkampanyekan diri untuk dipilih sekaligus mengkampanyekan calon presiden yang jelas jelas bukan di basis massanya.

Anda bayangkan mendapatkan dapil padang atau riau untuk DPR-RI jangankan mengkampanyekan jokowi mengkampanyekan diri sendiripun belum tentu mendapat suara.Beda ceritanya kalau kita sudah dikenal sebagai pendukung presiden yang memang berbasis di padang dan riau.2 daerah ini basis massa prabowo jadi agan paham kalau caleg caleg partai ingin mengamankan investasi masa depanya.



Menjadi caleg butuh dana yang lumayan besar dan ini bisa membuat mereka stress berkepanjangan.Sudah mengeluarkan uang banyak diberi dapil seperti padang dan riau jika tidak dijinkan menyebrang haluan friksi internal partai bisa memanas tudingan like dan dislike akan mengarah ke ketum partai masing masing.

Ini berlaku bukan cuma partai golkar loh partai yang lain pasti akan mengalami yang sama penolakan dari para caleg mengikuti perintah partai.Inilah gambaran peta politik kita saat ini politik oportunis dimana ada gula disanalah kita berlabuh.

Degradasi suara bukan hanya terjadi di calon legislatif.Di akar rumput pendukung di bawah pun sama saja pernyataan pernyataan yang tidak perlu di sampaikan kepublik dari masing masing juru bicara dan tim sukses ke dua capres perlu difilter.

Contohnya sekarang lagi ramai ramai pendukung jokowi ngambek massal karena pernyataan farhat abas  tentang surga dan neraka seperti di screen shoot berikut ini

Perlu kecerdasan dalam memainkan tema kampanye,sejauh ini memang barisan prabowosandi jauh lebih kreatif dan unggul jika dibandingkan pendukung jokowi.Gue jadi heran lihat kreatifitas tim jokowi seperti mandeg.Timses jokowi 2014 sangat kreatif dan ide ide yang dimunculkan fresh.Justru kondisi 2019 posisi itu direbut timses prabowo sandi mereka lebih menguasai tren sementara kubu jokowi cenderung mengekor tren yang dikeluarkan kubu prabowo, ada apa ini ?

Apa iya orang orang kreatif di balik layar 2014 berpindah tempat ke prabowosandi ? coba deh perhatikan dari kaos mereka ikut ikutan dari istilah ema ema mereka juga ikutan dari lagu mereka juga ikut ikutan.Ko jadi begini padahal dana kalian besar fasilitas kalian menang.Analisa gue kemungkinan besar karena jokowi terlalu lama memelihara relawan yang itu itu saja.Tidak ada rekrutan orang orang baru yang bisa membawa ide ide segar.Relawan jokowi kalau kita perhatikan ini kan yang dari era 2012 sampai sekarang.

Sebaiknya dan memang harus moratorium saja relawan relawan jokowi yang sudah terlalu lama dan terlalu nyaman disekitar jokowi.Karena sudah terlalu nyaman selama 7 tahun sudah merasa nikmat membuat otak jadi kram saat dibutuhkan kreatifitas untuk membantu kampanye jokowi hasilnya hanya sekedar membullie.

Kalau gue yang jadi ketua timsesnya jokowi, gue cut semua kontraknya relawan yang selama ini bekerja baik di medsos maupun di darat.Gue akan rekrut anak anak muda yang masih baru yang belum tercemar limbah buzzer.Dibutuhkan tim kreatif kampanye yang posisinya objektif tidak memihak dia akan bisa dengan jujur melihat celah kekurangan timses.Itu kalo gue loh ya tapi kan ya si anu apa berani phk in relawanya ? hhmm idontingbadet

No comments:

Post a Comment