Bibit Perpecahan Dalam tubuh Tim Kampanye Nasional Jokowi - ProkontrA

Suka & Tidak Suka

Breaking

Saturday, 8 September 2018

Bibit Perpecahan Dalam tubuh Tim Kampanye Nasional Jokowi

Bibit Perpecahan Dalam tubuh Tim Kampanye Nasional Jokowi

Bibit Perpecahan Dalam tubuh Tim Kampanye Nasional Jokowi. Menarik melihat Ketua tim kampanye nasional jokowi erick thohir.Dia tidak punya pengalaman sama sekali dalam politik.Menurut gue posisi dia sama seperti harry tanoe,tuan guru bajang.Tersandera dengan "kasus hukum".Coba liat harry tanoe meski badanya ada di kubu jokowi tapi jiwanya tetap di prabowo.Cek seluruh media yang dimiliki harry tanoe tentang jokowi,silahkan nilai sendiri.

Begitupun dengan tuan guru bajang,kalau kita perhatikan foto fotonya bersama jokowi maupun timsesnya.Wajahnya tidak nampak rasa senangnya seperti wajah orang yang tertekan.Mungkin ia masih memikirkan masalah divestasi saham new mount.Yang konon kabarnya merugikan negara sampai 2.5 trilyun.Kasihan sama dia.

Begitupun erick thohir,2016 ramai dimedia soal dana sosialisasi asian games,belum lagi adanya kecurigaan pencucian uang,seperti sandi uno bilang eric tidak akan mau menjadi ketua timses jokowi.Gue percaya omongan sandi tapi karena eric punya masalah yang bisa di jadikan "sesuatu" wajar juga kalau dia harus menerima sebagai ketua timses.

Pemilihan ketua timses dari orang luar menurut gue ya,akan menimbulkan konflik internal dalam tubuh timses jokowi.Sorotan pertama gue pastinya partai golkar,sebagai partai yang besar dan perolehan suara juga besar tidak memiliki posisi penting dalam timses jokowi sakitnya tuh nyelekit loh.Coba bayangkan posisi capres milik pdip cawapres milik pkb logikanya ketua timses kalau jatuh ke golkar sangat wajar.

Golkar ini partai oportunis dia tidak akan cocok dijadikan tim cheers leaders harga dirinya akan tersinggung.Golkar bukan psi bukan perindo bukan hanura atau nasdem.Dia partai besar dan konstituenya nyata sama besarnya dengan pdip.Gue ga yakin suara golkar akan bulat untuk jokowi.Kedepan dia akan pecah kejadianya sama persis dengan 2014.Dan ketika itu terjadi nasib jokowi akan mengulang nasib prabowo 2014.

Oportunis berikutnya dalam tubuh jokowi adalah PPP terutama romy.Dia politikus mencla mencle sudah banyak yang tersinggung dengan kelakuan romi.Orang ini menurut gue sangat berbahaya jika seuatu saat keinginanya tidak dirpenuhi oleh jokowi. Dia akan bernyanyi lagu yang sama saat dia bernyanyi soal prabowo.

Gue yakin kubu prabowo saat ini sangat bersyukur golkar dan ppp tidak berada dalam barisan mereka.


Problem berikutnya yang akan di hadapi erik,Didalam tim jokowi ada 2 kubu nasionalis dan agamais.Kalau kita liat theme yang dimainkan timses jokowi sebelum adanya erik dominan dikuasi oleh pkb dan ppp melalui isu identitas.Dimana mana disuarakan soal bahaya hti,pancasila sudah final,radikal,makar.Kenapa sih tema itu jadi jualan utama?itu untuk mensinkronkan tema dengan cawapresnya.Sekaligus menekan kaum nasionalis didalam tubuh tim jokowi bahwa pemilihan KH Ma'aruf sudah benar karena kondisi negara rawan dengan identitas.

Kuat dugaan gue masih banyak yang belum dapat menerima KH Ma'aruf sebagai cawapres dalam timses jokowi.Makanya mereka gembira ketika ketua timsesnya bukan dari salah satu pkb atau ppp.Bisa dibayangkan jika ketua timsesnya dari salah satu partai itu nanti tema kampanye jokowi melulu soal identitas,soal toa mesjid,soal hti,soal hadang ustad disana sini,soal radikal,soal makar dan seterusnya.Orang orang dari partai nasionalis yang ada dalam tubuh timses jokowi ga akan nyaman.

Terpilihnya erik bawa angin segar bagi kubu nasionalis harapanya erik akan menarik tema identitas dan menggantinya dengan isu isu terkini kondisi negara.Kita akan liat timses jokowi nanti akan berani kembali bicara soal dolar,soal ekonomi pasar,Kalau ini yang terjadi akan jadi dilema karena isu identitas ini menjadi jualan pkb dan ppp dalam meraup suara pileg.Mohon maaf ya pkb dan ppp seperti tidak peka dengan kondisi batin pendukung jokowi yang sudah eneg dengan isu identitas.

Akan terjadi tarik menarik kepentingan dalam tim kampanye nasional jokowi.Semua ingin berebut menjadi yang paling berjasa untuk mengamankan posisi mentri dalam kabinet mendatang.Semuanya ingin terlilat jadi orang yg suskes mengantarkan jokowi 2 periode.

Artikel menarik lainya Buzzer Jokowi

1 comment: